Menanam Bambu dan Menanam Pemahaman Ekologi

Menanam bibit bambu itu biasa. Namun bagi kami, jika disisipi pendidikan tentang ekologi, seperti penjelasan tentang Jejak Emisi Karbon dan menjelaskan peran bambu secara umum dan khusus pada lingkungan dengan bahasa yang mudah dimengerti akan membuat ibu dan bapak pengrajin kami menjadi penasaran (lifelong learning).

Jejak karbon sendiri merupakan suatu ukuran jumlah total dari hasil emisi CO2 yang disebabkan oleh aktifitas atau akumulasi dari penggunaan produk dalam kehidupan sehari-hari. Seperti yang kita ketahui karbondioksida dapat membuat suhu permukaan bumi menjadi meningkat yang akan mengakibatkan adanya perubahan iklim ekstrim di bumi. Dalam proses produksi dan operational Gumi Bamboo sendiri, kami sadar telah berkontribusi bagi penambahan CO2 melalui penggunaan beberapa bahan, LPG, listrik, dan bahan bakar yang digunakan untuk pengiriman (terutama ekspor), sehingga sedikit demi sedikit kami mulai belajar menghitung karbon emisi yang kami hasilkan dan membayar jejak karbon tersebut melalu penanaman bambu.

Mengapa Penanaman Bambu?

Selain menjadi bahan baku dari produk yang kami buat, bambu (juga rotan) dikenal sebagai tanaman yang dapat menyerap karbon dan menghasilkan oksigen yang cukup banyak dibandingkan tanaman lainnya. Menurut Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong, sekitar 1 hektar pohon bambu dapat menyerap 50 ton karbon dioksida setiap tahunnya. Tidak dipungkiri juga, bambu sering sekali digunakan seenaknya dan tidak diperlakukan seperti tanaman lainnya, banyak masyarakat menganggapnya tidak perlu dibudidayakan karna bambu bisa tumbuh dengan sendirinya, apalagi di negara tropis seperti Indonesia wibpc.org.

Juli is sorting the bamboo seedlings

Bagaimana kami mulai membawa isu ini ke pengrajin binaan?

Sedari awal memulai Gumi Bamboo dengan Bapak Bapak dan Ibu Ibu pengrajin ini, kami memang ingin memperkenalkan kembali sesuatu yang terlihat biasa, kemudian membahasnya kembali dari sudut pandang yang berbeda. Misal tentang mengapa memproduksi sedotan bambu? sebelum mereka paham bahwa apa yang mereka buat berkontribusi mengurangi plastik sekali pakai, mereka hanya asal kerja. Kualitas sedotan kami pun biasa-biasa saja. Hal ini menyebabkan hasil penjualan yang biasa biasa juga. They just get the job done!

Namun saat mereka memahami esensi dan dampak yang mereka timbulkan + paham tentang apa yang sedang mereka perbuat adalah berkontribusi signifikan positif pada lingkungan. Mereka pun menjadi sangat ulet, passionate dan bisa punya ownership di pekerjaan mereka. So, dari kualitas sedotan yang biasa saja (biarpun cuman sedotan ya), sekarang kami bisa memelihara kualitas sedotan (export quality) agar tetap menjadi yang terbaik dengan membantu mereka memahaminya pekerjaannya. Dampak dari pemahaman tersebut langsung kami bisa lihat dari hasil penjualan yang meningkat. Tentu saja ini dilakukan dalam kurum waktu yang tidak sebentar dan membutuhkan effort berkali-kali secara konsisten.

Both side, kami tim inti dari Gumi bamboo (Juli & Ayu) dan tim produksi (Bapak ibu pengrajin) sama sama merasakan dampaknya. Tim inti merasa didengar dan senang ilmunya langsung diterapkan, team produksi selain mendapatkan keuntungan dari penjualan yang meningkat, mereka juga mendapat edukasi sebagai bekal hidup.

Nah, balik lagi ke penanaman bambu, di kegiatan perdana yang kami akan laksanakan Minggu ini, kami berusaha menanamkan konsep yang sama seperti contoh “tentang produksi sedotan” di atas tadi. Semoga berbuah baik! Ini adalah sedikit sumbangsih resep dari kami. Belum tentu cocok. Namun kami harap ada nilai universal di dalamnya.

Yuk bagi komentarmu di kolom bawah ini. barangkali ada yang punya pengalaman yang sama. Mari berdiskusi.

Kami juga punya Newsletter rutin tentang semua hal. Kalian bisa subscribe di kolom email bagian bawah. Cheers!

 588 total views

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Gumi Bamboo

Gumi Bamboo

Gumi Bamboo is a Lombok based Social Enterprise working closely with women group (previously employed as stone miners) to produce earth friendly product sourcing bamboo materials from their Community Forestry, providing them leadership & life skill through Bamboo craftsmanship.

Leave a Replay

From the Team

Most of our journey is described here. The story of Community, tips and tricks, news & articles are exclusively curated for you, our beloved supporters. 

You can also give donation as you wish to support our future content creations!

Recent Posts

Follow Us

We're also on Youtube!

Stay in the loop

×